Rabu, 15 Juni 2016
Sabtu, 26 Maret 2016
my puisi
Derita hidup di kota orang
Jika aku toreskan pada langit
sekelumit keperihan hati
Mungkin langit, akan menumpahkan air hujannya
Jika aku tuangkan pada secercik kertas putih
Sekelumit tangis hati ini
Mungkin pulpen ini, akan menumpahkan seluruh tintanya dikertas putih yang tak pernah bersalah.
Jika aku buang pada gulungan setiap ombak, tentang sekelumit kehancuran hati ini
Mungkin ombak akan menguandang badainya
Aku terlalu lelah meyakini siur biur kata_ kata mereka
Aku terlalu sakit memegang patah_patah kalimat mereka
Aku menangis, bagi ku tak ada sandaran pada kalian
Aku terluka, bagi ku tak pedih kalian untuk ku
Aku berhenti
Aku menyerah
Aku ucapakan berbahagia atas bumi kepercayaan yang kalian pegang
Karya: ita ismawana
My facebook: ita sevlisa ar_rahmanila putry
My gmail:itaismawana97@gmail.com
Jika aku toreskan pada langit
sekelumit keperihan hati
Mungkin langit, akan menumpahkan air hujannya
Jika aku tuangkan pada secercik kertas putih
Sekelumit tangis hati ini
Mungkin pulpen ini, akan menumpahkan seluruh tintanya dikertas putih yang tak pernah bersalah.
Jika aku buang pada gulungan setiap ombak, tentang sekelumit kehancuran hati ini
Mungkin ombak akan menguandang badainya
Aku terlalu lelah meyakini siur biur kata_ kata mereka
Aku terlalu sakit memegang patah_patah kalimat mereka
Aku menangis, bagi ku tak ada sandaran pada kalian
Aku terluka, bagi ku tak pedih kalian untuk ku
Aku berhenti
Aku menyerah
Aku ucapakan berbahagia atas bumi kepercayaan yang kalian pegang
Karya: ita ismawana
My facebook: ita sevlisa ar_rahmanila putry
My gmail:itaismawana97@gmail.com
Langganan:
Komentar (Atom)
